Kekuatan Cinta
di Pulau Laskar Pelangi
Peresensi : KurniaRahmawati
JudulBuku
: Padang Bulan
Penulis
: Andrea Hirata
Penerbit
: Bentang Pustaka,Yogyakarta
Cetakan
: Mei 2011
TebalBuku
: xiv + 253halaman
Padang Bulan, novel yang
menginspirasi, menyentuh, dan penuh kejutan. Banyak hal yang dapat kita temukan dalam novel ini .Mulai dari
kehidupan yang berliku, sahabat sejati, hingga cinta yang tulus. Semangat juang
kehidupan ditampilkan secara nyata diselingi kisah cinta yang indah, sedih, dan
penuh warna.
Penulis novel fenomenalini, Andrea Hirata,
seorang lelaki asal Belitong.Dia merupakan penulis muda berbakat yang
bertangan dingin meluncurkan banyak karya sastra.,berhasil menerbitkan karya menakjubkan,
novel tetralogi Laskar Pelangi pertama dari tetelogi tersebut menyita perhatian para peminat buku
di seluruh Indonesia bahkan di internasional. Novel itu juga diangkat kelayar lebar dengan judul
yang sama, LaskarPelangi.
Kini, Andrea Hirata
kembalimeluncurkan novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas
dalam satu buku unik dwilogi. Novel ini memberikan bacaan
yang inovatif, kreatif, dan menarik, seakan mempunyai kekuatan tersendiri.
Dapat kita lihat dari terjualnya novel ini sebanyak 25.000 eksemplar dalam kurun waktu dua pekan.Kisah cinta dalam buku ini diperkuat lagi dengan kisah cinta sebuah keluarga
yang terdapat di pulau Laskar Pelangi yaitu pulau
Belitung.
Dalam awal
novel ini mengisahkan tentang perjuangan Enong,
gadis 14 tahun yang sangat menyukai Bahasa Inggris dan mempunyai cita-cita untuk menjadi guru Bahasa Inggris. Akan tetapi musibah mendatanginya,
putrid dari pasangan pendulang timah dan ibu rumah tangga ini harus kehilangan
Ayah tercintanya sehari setelah Ayahnya memberikanhadiah. Oleh karena itu perjuangan Enong bertambah berat. Ia bertanggung jawab untuk menghidupi adik-adiknya sehingga ia terpaksa meninggalkan jenjang sekolahnya dan mulai bekerja seperti Ayahnya,
bekerja sebagai pendulang timah.
Hebatnya diantara pergulatan melawan himpitan kemiskinan tersebut dia masih memiliki resolusi hidupa tau semacam
life list (hal-hal penting yang ingin mereka capai dalam hidup) yang justru melampaui status /kondisisosialnya. Bayangkan seorang pendulang timah tradisional memiliki keinginan dan kegigihan
yang tinggi untuk belajar Bahasa Inggris. Meskipun untuk itu dia harus menempuh jarak sejauh
100 km di akhir pecan ketempat kursus.
Setelah mengisahkan tentang Enong dan perjuangan serta cita-citanya ingin menjadi
guru Bahasa Inggris. Kita akan masuk kedalam kisah cinta Andrea Hirata, seorang sarjana lelaki
yang tak kunjung mencari kerja demi mendapatkan satu hal penting,
yaitu cinta. Dia bernama Ikal.Dia berusaha mendapatkan cinta
A Ling, seorang gadis Tionghoa berparas cantik
yang telah lama didambakannya.Sayang sekali, cinta Ikal terhalang restu
sang ayah. Beliau kurang merelakan anak kebanggaannya bersama dengan
A Ling karena gadis itu seorang Tionghoa. Ikal sulit menerima argument
sang ayah sehingga mereka berselisih paham dan bertengkar. Layaknya remaja,
Ikal kabur dari rumah dan menginap di rumah kenalannya.Rasa cinta kepada
A Ling begitu dalam, namun rasa cintanya kepada sang ayah tak bisa
Dia pungkari apalagi dilepaskan.
Hal itu membuat Ikal mengalami dilemma, ditambah lagi dengan munculnya seorang
yang kabarnya akan merebut A Ling. Lelaki itu bernama Zinar,
berperawakan tinggi, berwajah tampan, dan bersifat ramah.
Dia adalah saingan terberat Ikal .Ikal benar benar dibuat kelimpungan oleh hal bernama cinta.Berbagai cara dilakukannya
agar mendapatkan cinta dan merebut A Ling kembali. Berbagai usah diupayakan mulai dari hal kecil sekedar mengunjungi rumah
A Ling hingga kegiatan yang membuat dirinya terancam.Tak hanya itu,
harga dirinya pun ikut dipertaruhkan dalam setiap persaingan antara dia dan Zinar.Dalam setiap usaha
yang dilakukan Ikal, tak lepas dari dorongan semangat dan bantuan teman-temannya,
M. Nurdan Enong. M. Nur adalah seorang detektif kacangan
yang sangat fanatic mengenai hal tentang penyelidikan dan pandai merawat merpati.
Enong adalah pendulang timah perempuan pertama
yang sangat menyukai bahasaInggris. Mereka berdua senantiasa mendukung setiap usaha Ikal merebut cinta si jantung hati.
Cinta Ikal bagaikan teratai
di atas air, tidak terarah dan begitu buta, hanya mengikuti kemana arus membawanya.
Saat kabar Zinar akan merebut A Ling begitu menghebohkan, Ikal berapi api merebu tcinta
A Ling. Ketika sadar bahwa Zina rmempunyai kemampuan yang hebat dan sulit dikalahkan,
Ikal pasrah dan pulang kepada ayahnya. Itu tak berlangsung lama karena dia teringat kembaliakan cintanya kepada
A Ling. Dia kembali berambisi mengalahkan Zinar dan mengabaikan tujuannya mencari kerja
. Kisahnya dalam menggapai cinta bahkan sempat membuat nyawanya hamper tercabut. Tanpa putus asa,
Ikal terus berusaha mengejar cintanya
Hingga sedikit demi sedikit perubahan tak tersangka terjadi,
membuat novel ini semakin menarik dan
kaya akan kejutan.
Penokohan dalam
novel ini sangat mudah dipahami karena tak terlalu banyak
Menampilkan tokoh dan watak pelaku
yang mengesankan member nilai tambah bagi
Novel ini. Ikal sang tokoh utama berwatak setia dan pantang menyerah terbukti dari tindakannya
yang tetap mempertahankan satu cinta tulus
di hatinya. M. Nur berwatak tulus dan baik hati terlihat dari sikapnya
yang sukamenolong orang lain dengan ikhlas. Enong juga memiliki watak tak kalah menarik,
yakni ulet dan tegar tampak dari teguhnya dia menjalani kehidupan
yang
keras dengan sabar.Begitu
pula dengan A Ling yang manis dan halus terbukti dari perilakunya
yang baik dan kalem.
Novel
dengan 41 bab di dalamnya kaya akan makna dan pesan. Pesan untuk
Memperjuangkan hidup serta pesan untuk mengusahakan cinta dan mepertahankannya.
Semua itu berbalut penyajian apik
san bahasa yang indah.Didukung dengan nilai sosial yang tinggi, terlihat darisikap
M. Nur, Enong, danIkal yang saling tolong-menolong.
Novel dengan tampilan menarik bergaya baru ini memiliki kelebihan.Pengemasan bukunya sangat unik dan menarik perhatian karena secara perdana menyatukan
novel dwilogi dalam satu buku.Temanya tentang cinta sekaligus perjuangan hidup berpadu dengan bahasa puitis membuat pembaca seakan ikut serta
di dalam cerita. Alur campuran
yang dikolaborasikan dengan sudut pandang orang ketiga tanpa langsung mengisahkan pelaku utama
di awal cerita membuatkisah ini sulit ditebak dan membuat pembaca penasaran akan kelanjutan cerita tersebut. Sayangnya
novel ini masih memiliki kekurangan dari segi bahasa.
Penyusunan kata berbelit
belit membuat pembaca yang baru pertama membaca
novel ini sulit memahami
maknanya. Bahasa yang digunakan tak hanya bahasa
Indonesia, tapi juga bahasa Inggris dan bahasa Melayu yang membuat pembaca harus lebih
fokus membaca untuk memahami isi
novel tersebut.
Secara keseluruhan,
novel ini sangat bagus untuk dibaca.Dalam novel ini kita akan menemukan sosok
yang berani menampilkan dirinya. Kekurangan bias menjadi kelebihan.Kelemahan bias menjadi kekuatan.Karena cinta dapat membangkitkan semangat,
maka kita akan bangkit kembali, dan terus bangkit,
meski kalah. Novel ini juga membuat pembaca merasakan penasaran untuk terus mengetahui habis kisah.